SAATNYA PONTIANAK DGN MONOREL

14 11 2010

Sedikit sekali kota di dunia ini yg memiliki keunikan dan ciri khas alam seperti Kota Pontianak, wilayahnya terbelah oleh sungai terpanjang di Indonesia, dilalui oleh titik nol garis lintang (baca:garis khatulistiwa). pintu gerbang menuju negara kita disebelah utara dan yang lebih penting lagi adalah tanpa kita sadari kota ini juga menjadi pintu gerbangnya menuju jantung dunia.. Keadaan demikian ini sudah tentu Kota Pontianak akan menjadi sorotan bukan saja dari masyarakatnya, tapi dari pusat maupun internasional.

monorel

monorel

Tujuh tahun yg lalu, pertama kalinya datang mengunjungi kota ini, Pontianak adalah kota yg relative rapih, tertib, bersih, lalu lintasnya nyaman dibandingkan dengan kota asal kami, bandung. Satu hal yg agak mengganggu adalah system angkutan umumnya yg belum tersedia dengan baik. Akibatnya, kendaraan roda dua (motor) adalah alternative utama masyarakat untuk bepergian sampai-sampai waktu itu pontianak terkenal juga dengan sebutan“kota seribu motor”.

Kini,.. tujuh tahun semenjak kami tinggal untuk pertama kalinya… Pontianak sudah banyak berubah.. selain ekonominya yang terus berkembang, kota ini benar-benar telah menjadi pusat tujuan baik dari wisatawan local maupun non domestic. Lihat saja, tidak kurang dari lima operator penerbangan dengan loadfaktor perharinya lebih dari 75% beroperasi melayani wilayah ini.

Didalam kota sendiri, system lalu lintas yg ada tampaknya masih belum mengalami perubahan kearah yang lebih baik.. jalan A.Yani sebagai jalan utama kota terus menanggung beban yang semakin tinggi. Sehingga tidak aneh bila pada waktu jam sibuk (peak-hours) terjadi kemacetan di beberapa titiknya, factor tofografi yg hanya dibawah 2% telah menambah kemacetan diseluruh kota terutama bila terjadi Banjir Rob. Yang tak kalah pentingnya dari system transportasi di Kota Pontianak adalah peran serta dan prilaku sebagian masyarakat yang masih berbuat tidak sesuai aturan lalu lintas dalam berkendaraan di jalan raya, masih banyak yang tidak memperdulikan pentingnya marka-marka jalan dan symbol-simbol lalu lintas, mereka merabrak lampu merah di persimpangan, atau mengendarai kendaraan pada lajur satu arah untuk memotong ke tujuan terdekat.

Sebagai kota masa depan, kota perbatasan, dan kota yang memiliki keunikan khas, Pontianak perlu terus mempersiapkan dan berbenah diri. Bila tujuh tahun yg lalu ekonomi kota Pontianak hanya menduduki rangking terakhir dari kota-kota besar di kalimantan maka diperkirakan dengan semakin banyaknya investasi dan kualitas keamanan yang semakin kondusif  bukan tidak mungkin tujuh tahun mendatang kota ini akan menjadi kota tujuan dan kota terdepan di Pulau Kalimantan. Keadaan demikian tentu saja perlu diantisipasi lebih dini, jangan sampai kejadiaan kota-kota lain seperti kota bandung dan Jakarta terulang dikota khatulistiwa ini.

Salah satu perioritas penting yang perlu diantisipasi adalah perkembangan sector transportasi kota. Pengendalian dini terhadap penggunaan kendaraan pribadi perlu dibatasi dari mulai sekarang, tentu saja pemerintah kota harus menyediakan alternative pelayanan sector transportasi yang dianggap memadai bagi masyarakatnya.

Dalam teori system angkutan transportasi, setidaknya terdapat lima factor penting yang perlu dipersiapkan pemerintah daerah keterkaitannya dengan program system angkutan bagi masyarakat kota pontianak, diantaranya; Pertama Factor Keamanan baik keamanan berkendaraan dari aspek kecelakaan maupun berkendaraan dari aspek kejahatan,  Kedua factor kenyamanan, Setidaknya bila dihubungkan dengan angkutan publik bagi kebutuhan masyarakat kota pontianak yang factor alamnya panas, kendaraannya minimal harus menggunakan  AC,  Ketiga Faktor Ketepatan dan Kecepatan, pemerintah kota perlu menyediakan jenis kendaraan komuter yang berjadwal, tepat waktu sehingga masyarakat dapat memperkirakan jam bepergiannya, ke empat adalah factor biaya, factor ini menjadi sangat relative, masyarakat kebanyakan perlu dilayani oleh system angkutan masyal dengan biaya terjangkau (baca:murah), sedangkan alternative lain bagi masyarakat kelas tertentu dapat menggunakan taxi atas kendaraan umum lainnya yg diperuntukkan bagi kelas tersebut. Selain ke empat factor yang sudah disebutkan, factor privasi dalam menggunakan kendaran Publik adalah hal yang tak kalah penting dalam penyediaan system perangkutan, sehingga masyarakat akan merasa puas menggunakan kendaraan umum.

Mass Rapid Transportation (MRT)

Beberapa alternative yang sudah harus dipikirkan oleh Pemerintah Kota Pontianak sejak kini adalah menyediakan angkuran masal bagi masyarakat Kota Pontianak. Di Indonesia sendiri, penyelenggaraan angkutan public  untuk masing-masing daerah tentu akan berbeda-beda disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi daerah masing-masing. Di Jakarta sendiri meskipun agak terlambat jenis angkutan busway dan KRL (Kereta Rel Listrik) terus ditingkatkan dan masih dibangun angkutan monorel. Di Kota Bandung, sejenis busway dan KRD (kereta Rel Diesel) juga terus ditingkatkan. Sedangkan angkutan-angktan yang sifatnya bukan masal (angkot, dsb) sudah harus mulai ditinggalkan.

Untuk kota Pontianak sendiri, jenis angkutan yang sudah bisa dipikirkan dari mulai sekarang dan sesuai dengan factor alam yang ada diantarana adalah bus-bus ber AC dan monorel. Kedua jenis angkutan ini selain tidak memerlukan biaya yang terlalu tinggi bila dibandingkan dengan kereta bawah tanah atau bus way juga akan sesuai dengan karakteristik kota Pontianak sendiri.

Kami membayangkan, kota Pontianak yang luasnya sekitar 10.000 ha atau mungkin bisa lebih luas lagi sampai ke Sungai Raya dan Ambawang dapat ditempuh hanya dalam hitungan menit dengan biaya yang sangat murah. Mungkinkah……Insya Allah…

Aan M. Abdullah


Aksi

Information

4 responses

25 11 2010
BUDI

Belum Waktunya dan belum membutuhkan Kota Pontianak menggunakan transfortasi MONOREL, ..Faktor yg harus dipertimbangkan dlm menggunakan transfortasi Monorel .Pertama.. Penduduk Kota/ lalu lintas sudah Padat , (Kota Ptk penduduk belum padat masih banyak wilayah yg bisa dikembangkan), Kedua Jaringan Jalan sudah padat dan tidak dapat dikembangkan lagi (di Ptk infrastruktur jalan belum maksimal masih banyak jaringan jalan yg bisa di kembangkan dan dibuat ), Ketiga Faktor biaya harus dipertimbangakan, Keempat Luas wiayah 10.000 Ha ini tidak luas masih bisa di jangkau dengan kendaraan motor sambil santai dan lebih enak….karena penduduk lebih senang menggunakan motor , angkutan darat seperti OPLET saja menjadi tidak laku alias sepi penumpang……..apalagi kalau dibangun MONOREL akan menjadi MONOMEN yg ditonton penduduk ini akan membuang biaya saja.

5 12 2010
ardiansyah

betul-betul suatu pemikiran yang brilian…semoga tercapai…. kalau nunggu sudah padat ya.. terlambat dong…. jakarta dan bandung juga sdh direncanakan sejak jaman belanda… tapi kini masih keteter.. macet dimana-mana…

Adanya angktan murah akan menghemar BBM, dan mempermudah jangkauan..
trims idenya….

Ardiyansyah

10 12 2010
irmasari

setuju banget kalo ada monorel d pontianak.
bebas polusi dan ramah lingkungan.
gak pke macet2 lagi dah…

3 02 2011
indra johansyah

angkutan masal seperti busway memang sulit dikembangkan di pontianak, lantaran jalan yang sempit. Tapi ini adalah ide yang bagus, dan telah lama saya memikirkan tentang ini. Busway bisa dibuat agak kecil, dan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan seperti biodiesel yang sekarang sedang di kembangkan di kabar.
Jadi mengapa tidak pontianak mengikuti kota-kota di dunia yang telah lama menggunakan transportasi masal. Hal ini dapat mengurangi kemacetan serta polusi kota pontianak yang sekarang kian buruk.

Namun untuk masalah monorel saya tidak yakin pemerintah akan membangunnya, lantaran biaya pembangunan yang besar. di Jakarta saja tidak dibangun2. apalagi di Pontianak Kota Kecil. Jadi ide tentang busway saya sangat setuju, namun dengan biaya yang murah.sehingga banyak yang akan menggunakan transportasi ini, dan kemacetan dan polusi bisa dikurangi. Saatnya kita pelihara kota di bumi kita ini dari kerusakan. Saya yakin pemerintah punya uang untuk mengembangkan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: