Infrastruktur Tak Perlu Jadi Hambatan

6 08 2008

Infrastruktur tetap menjadi keluhan pemerintah dan pelaku pariwisata. Sudah saatnya membuat paket wisata alternatif untuk menggali peluang di tengah sulitnya kondisi. Paket dimaksud salah satunya adalah paket wisata petualangan yang jarang dilirik pelaku usaha wisata.

Konsep berwisata selama masih konvensional saja. Berwisata tidak harus menunggu perbaikan infrastruktur. Lalu membuat tempat wisata berupa taman-taman. Ini konsep lama, perlu ada perubahan, tutur Pelaksaan Tugas (plt) Sekretaris Direktorat Jenderal Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Noviendi Makalam, Kamis (24/7) saat menghadiri seminar Strategi Pemasaran Pariwisata Indonesia 2008.

Noviendi menuturkan Sumatera Utara mempunyai banyak objek wisata alam yang bagus. Hanya tinggal mengemas, menjual, dan membuat paket wisata menarik. Dia menyayangkan potensi wisata alterntif berjalan lamban.

Orientasi wisata kita mestinya bukan lagi mengejar jumlah turis yang datang, melainkan mengejar berapa lama mereka bisa tinggal di Indonesia. Ini bisa membuat mereka membelanjakan uangnya, sehingga tujuan untuk menyesejahterakan masyarakat melalui pariwisata tercapai, katanya.

Banyak pemerintah daerah, tuturnya, yang menggunakan pola lama memajukan pariwisata. Mesti infrastruktur masih banyak yang kurang, pelaku wisata mesti menawarkan kejujuran.

Jangan sampai wisatawan merasa dibohongi. Mereka harus mendapatk an informasi yang jelas. Misalnya, untuk mencapai daerah tujuan wisata, harus menempuh sekian waktu, tidak boleh dipersingkat seakan-akan cepat sampai ke tempat tujuan, katanya .

Pintu Masuk

Pada 2007, kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sebanyak 5,5 juta orang. Sedangkan target 2008 sebanyak 7 juta wisatawan. Turis paling banyak dalam dua tahun ini masih didominasi dari Singapura. Ada 11 pintu masuk wisatawan asing dari udara, tiga dari laut, satu dar at yang paling banyak dilalui orang.

Salah satu pintu masuk itu Bandara Polonia Medan. Pada 2007 sebanyak 55.964 wisatawan tercatat melalui bandara ini. Pada 2008 diperkirakan naik menjadi 57 wisatawan yang masuk melaluli Polonia.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Melani Butarbutar mengatakan paket wisata alternatif dia kembangkan. Hanya saja, tidak banyak pelaku wisata yang paham dan menjalankan paket seperti itu. Padahal paket wisata petualangan hanya membutuhkan kemasan dan pelayanan yang baik. Kami sudah dorong pada pelaku wisata untuk melakukan itu, katanya.

Melani mengatakan kendala yang dihadapi pemerintah daerah salah satunya adalah minimnya alokasi dana promosi. Dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir tahun 2008 senilai Rp 321 miliar, alokasi untuk promosi hanya tersedia Rp 4 miliar saja (termasuk gaji pegawai-Red ). “Akibatnya promosi yang kami lakukan sangat terbatas,” katanya.
Andy Riza Hidayat
Dikutip dari HU. Kompas 24 juli 2008

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: